Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Presiden AS Donald Trump kembali mengubah arah kebijakan tarif
Friday, 7 March 2025 05:26 WIB | ECONOMY |Amerika

Presiden AS Donald Trump kembali menggebrak pasar dengan mengubah arah kebijakan tarifnya, mengumumkan beberapa pengecualian sementara untuk sektor-sektor tertentu, serta mencampuradukkan tarif 25% terhadap Meksiko dan Kanada dengan strategi "tarif timbal balik" yang saat ini dijadwalkan mulai berlaku pada bulan April. Saat memberikan komentar kepada wartawan di Gedung Putih, Presiden Trump membahas beberapa topik.

Rincian tentang tarif timbal balik hampir tidak ada sama sekali, selain desakan pemerintahan Trump bahwa tarif tersebut pasti akan diberlakukan bulan depan. Pendekatan kebijakan Donald Trump yang serampangan tentang apakah ia akan mengenakan tarif pada beberapa sekutu dagang terdekat AS, tetapi kemudian mengumumkan penundaan atau perpanjangan setelah kejadian, membuat banyak pelaku pasar bingung tentang siapa yang sebenarnya membayar apa.

Trump akan segera mengumumkan program baru untuk pembuatan kapal.

Sebagian besar tarif akan mulai berlaku pada tanggal 2 April.

Tarif yang berlaku akan bersifat timbal balik.
Program pembangunan kapal akan melibatkan insentif.
Saya bahkan tidak melihat pasar.
Akan ada gangguan jangka pendek, ekonomi jangka panjang sangat kuat.
Kita dapat menyeimbangkan anggaran tahun depan.
Tarif baja dan aluminium tidak akan diubah, akan terjadi minggu depan.
Yang besar akan terjadi pada bulan April.
Kanada dan India adalah negara dengan tarif tinggi.
Kita tidak membutuhkan pohon, mobil, atau energi dari Kanada.
Tidak ada pengecualian USMCA untuk tarif otomotif bulan depan.
Trump akan segera membuat keputusan tentang status TPS Ukraina.
Kita membuat banyak kemajuan dengan Rusia dan Ukraina dalam 2 hari terakhir.
Saya memberi tahu para pembuat mobil bahwa itu adalah kesepakatan jangka pendek tentang tarif.
Saya ingin memulai pembicaraan denuklirisasi.
Trump berdiskusi dengan Hamas, dan membantu Israel. Tidak memberikan uang tunai.
Jika negara-negara NATO tidak membayar, AS tidak akan bertahan.
Negara-negara NATO masih belum membayar cukup.
Saya memberi tahu para pembuat mobil untuk tidak kembali pada tanggal 2 April.
Kita harus melindungi Jepang, tetapi mereka tidak harus membela kita.
Ukraina menginginkan kesepakatan.
Saya tidak yakin apakah sekutu akan membela kita.
Trump akan pergi ke Arab Saudi. Mereka telah menyetujui investasi besar.
Trump menunda tarif untuk semua barang yang mematuhi USMCA untuk Meksiko dan Kanada.
Trump mungkin akan memperpanjang batas waktu TikTok.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS